Social Media

Pemasaran melalui media sosial adalah penggunaan platform media sosial dan situs untuk mempromosikan produk atau layanan. Sebagian besar platform media sosial memiliki alat analisis data bawaan, yang memungkinkan perusahaan melacak kemajuan, keberhasilan, dan keterlibatan kampanye iklan yang mereka jalankan. Perusahaan menangani berbagai pemangku kepentingan melalui pemasaran media sosial, termasuk pelanggan yang ada saat ini dan calon pelanggan potensial, karyawan yang ada saat ini dan yang akan datang, jurnalis, blogger, dan masyarakat umum.

Pada tingkatan yang strategis, pemasaran media sosial mencakup pengelolaan kampanye pemasaran, tata kelola, pengaturan ruang lingkup (misalnya, penggunaan media sosial tersebut terlihat lebih aktif atau pasif) dan pembentukan “budaya” dan “bentuk” media sosial yang diinginkan perusahaan.

Saat menggunakan pemasaran media sosial, perusahaan dapat memungkinkan pelanggan dan pengguna internet untuk melakukan pengunggahan konten yang dibuat pengguna (misalnya, komentar secara daring, ulasan produk, dan lainnya).

Situs jejaring sosial memungkinkan individu, bisnis, dan organisasi lain berinteraksi satu sama lain dan membangun hubungan dan komunitas secara daring. Ketika perusahaan bergabung dengan media sosial ini, konsumen dapat berinteraksi dengan mereka secara langsung. Interaksi itu bisa terasa lebih pribadi bagi pengguna dibandingkan penggunaan metode pemasaran tradisional dan periklanan yang umum dilakukan perusahaan. Situs jejaring sosial dapat bertindak sebagai promosi mulut ke mulut secara digital.

Kemampuan internet untuk menjangkau miliaran orang di seluruh dunia telah menciptakan pola pemasaran “mulut ke mulut” secara digital lebih dari yang perusahaan bayangkan. Kemampuannya untuk secara cepat mengubah pola transaksi pembelian serta aktivitas produk atau layanan ke konsumen secara luas telah memaksa dunia mengubah pola transaksi tradisional secara masif.

melalui situs dan jejaring sosial, perusahaan sangat diuntungkan dengan dapat terciptanya hubungan yang bersifat pribadi dengan para pelanggannya. Interaksi pribadi ini dapat menanamkan rasa kesetiaan pada pengikut dan pelanggan potensial mereka. Selain itu, dengan memilih siapa yang akan diikuti oleh perusahaan di situs atau jejaring sosial tersebut, perusahaan dapat melakukan segmentasi pasar terhadap produk dan pelanggan yang dibidiknya.

Untuk mengetahui hal ini lebih mendalam silahkan menghubungi kami dengan klik tautan di bawah ini.

Hubungi Kami